Akademisi

COVID-19 DATANG BISNIS DIGITAL MENGANGKANG

COVID-19 DATANG BISNIS DIGITAL MENGANGKANG

Era digital merupakan era dimana segala bentuk kehidupan manusia berkaitan dengan teknologi, semuanya terlihat tampak mudah, tidak terkendala dengan jarak.

Penulis:  Abdurahman,S.T.,M.T – Dosen Teknik Elektro Universitas Pamulang

Covid-19 sudah menjadi pandemi di beberapa belahan dunia, berawal dari Wuhan sebuah kota di negeri China. Virus menyebar dengan cepat ke seluruh belahan wilayah negara di dunia. Masyarakat duniapun panik karena virus tersebut dikabarkan mudah menular dan menyerang siapa saja khususnya kaum tua yang rentan terhadap kematian apabila disinggahi virus ini. Negara maju seperti Amerika pun kewalahan menanganinya.

Berbagai negara memberlakukan aturan pembatasan interaksi masyarakatnya dan bahkan beberapa negara tertentu melakukan lockdown terhadap wilayah yang banyak terjangkit virus. Sekolah diliburkan, mall, dan tempat rekreasi umum ditutup, intinya tempat yang dapat mengumpulkan orang banyak dan berinteraksi untuk sementara kegiatannya dibatasi bahkan dihentikan untuk sementara waktu.

Dalam beberapa waktu saja pola kehidupan masyarakat dunia berubah, hampir segala aktivitas dilakukan di rumah. Tak terkecuali karyawan kantoran dan proses belajar mengajar, semua dilakukan secara online. Semua itu dilakukan demi memutus rantai penyebaran virus. Diketahui dari laman Worldmeters, sampai dengan 15 Juni 2020 jumlah total kasus Covid-19 dunia sebanyak 7,98 juta kasus dan kasus-kasus baru di berbagai negara masih terus bertambah.

Terkait dengan perubahan pola hidup selama masa pandemi ada beberapa negara yang sudah mempersiapkan pola kehidupan baru dimasyarakat seperti normal pada biasanya. Akan tetapi kenormalan tersebut tidak seperti normal pada umumnya, sebelum pandemi Covid-19. Kenormalan baru, yaitu ‘New Normal‘. Normal yang tidak seperti biasanya, normal dengan tatanan peraturan hidup baru ditengah masyarakat.(The New World Order)

Lalu apa hubungannya dengan era digital? Atau bisnis digital? Yang kegiatan usahanya tidak lepas dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi, baik itu menciptakan sebuah produk ataupun memasarkannya?

Saya ambil contoh Zoom. Pasti kita semua tahu salah satu platform konferensi video yang banyak digunakan ini, baik oleh kalangan pelajar, akademisi maupun kantoran. Perusahaan yang didirikan oleh Eric Yuan ini meningkat pengguna aktif hariannya sampai dengan 300 juta dan keuntungan naik 169 % mencapai Rp 4 Triliun.

Sementara itu di Indonesia, pengguna aplikasi belanja online mengalami kenaikan hingga 400% sejak Maret 2020 (menurut Analytic Data Advertising), khususnya aplikasi yang banyak menjual berbagai macam kebutuhan sehari-hari dan total nilai transaksi e-commerce pun meningkat 9,9% yaitu menjadi Rp20,7 Triliun pada bulan Februari 2020. Angka yang sangat fantastis, semoga saja peningkatan tersebut dibarengi dengan sistem keamanan yang meningkat pula oleh penyedia layanan.

Mungkin dengan berlanjutnya pandemi ini akan menambah subur lagi platform-platform digital lainnya, sehinga masyarakat dimudahkan dalam aktifitasnya. Era digital sudah didepan mata dan datang lebih cepat dengan adanya Covid-19. Tentu saja banyak perubahan-perubahan atau penemuan-penemuan baru yang lebih canggih lagi. Walaupun dalam masa pandemi dan di rumah aja (khusus bagi pelajar dan mahasiswa) tetaplah produktif. Latihlah inovasi anda , belajarlah ilmu pemrograman, walaupun hanya dasar pasti akan meningkat dan bertumbuh besar.

administrator

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *